Feeds:
Posts
Comments

Lembur …lembur..

Wah, ternyata dari awal aku bekerja hingga saat ini, sering juga aku mengalami yang namanya lembur.
Yah, lembur nyelesein kerjaan. Bukannya di kantor ga aku kerjain tuh kerjaan, tapi gimana lagi ya??
Ada bermacam2 kerjaan yang semuanya minta diselesaikan dalam waktu yang mungkin hampir bersamaan. Siang di kantor ngerjain A, malam pas dirumah giliran B. Terkadang malahan jadi berantakan semua hihihi…(stop mengeluh peh..:P)

Tapi aku berusaha untuk memberikan yang terbaik kok ..cie..cie…
Yah, terbaik yang aku bisa, seoptimal yang aku mampu…

Hehe, yup2…tapi itulah arifah. Terkadang sudah dari siang merencanakan apa aja yang mau dikerjakan dirumah..eh, sampai pada waktunya ternyata lari dari apa yang sudah direncanakan. Yang harusnya ngerjain publikasi malah senam, nonton, telpon atau sering kali terkapar karena capeknya..he..he.

Beruntung punya temen2 yang sangat baik. Ada de Ruli yang selalu mengingatkan ” Mbak ga jadi Lembur??”, kalo aku sudah kelihatan membelot dari apa yang kurencanakan. Ada Heva yang membangunkan diriku dan de ruli ketika kami berdua kemalaman tidurnya. Yah,Aku kemalaman tidur karena lembur (lembur plus nonton maksudnya…hihi) dan de ruli yang kemalaman tidur karena nonton dan menemaniku lembur. Makasih untk kalian berdua…

Jadi inget Adek, yang dulu selalu menemaniku lembur juga…makasih ya de…

makasih untuk temen2 yang selalu memberikan semangat, bantuan dan semua2nya..semoga kita menjadi orang yang lebih baik lagi.

Tapi sejujurkan aku sendiri takut dengan kebiasaanku itu…kebiasaan lembur. Gimana nanti kalo udah punya suami plus anak??semoga waktuku tidak hanya habis untuk lembur, tapi sepenuhnya bisa kuhabiskan untuk keluaragaku tercinta…aamiin…

Setahun Sudah…

Tulisan terakhirku tertanggal 11 Oktober 2009…Liontin untuk Rosiana…
Tak terasa sudah satu tahun aku tidak menulis…

Pengen lagi rasanya menulis, walaupun tulisan yang mungkin sangat tidak penting ^^

Bismillah….semoga bisa dimulai lagi dengan yang lebih bermanfaat…

Liontin untuk Rosiana…

Tanpa terasa air mataku pun mengalir membaca sebuah cerpen yang ada di dalam sebuah majalah di kotaku. Yah, majalah dinamika, majalah yang tiap bulan diterbitkan oleh pemko magelang.

Liontin untuk Rosiana judul cerpen itu, dan penulisnya adalah Rusfita Inayati. Yah, Rusfita Inayati….gadis yang kukenal sejak 19 tahun yang lalu. Gadis yang cantik, ,cerdas, lucu, imut2 dengan gigi gingsulnya, dan tentu saja dengan badan bongsornya yang melebihi ukuranku. Dengan badan bongsornya itu dia tidak pernah kehilangan ke-PDan-nya, dan itulah yang membuatnya punya banyak teman.Oh satu lagi, dia tak pernah patah arang, semangatnya selalu membara. Begitulah kukenal gadis itu. Yap, dialah adekku yang paling kecil.

Cerpen yang tidak hanya sekedar cerpen, tapi adalah kisah nyata. Kisah hidup yang dialami adekku. Bagaimana seorang gadis kecil melawan penyakit yang menggerogoti badannya, kesabaran dan semangatnya menghadapi cobaan dariNya. Dan Liontin itu adalah sesuatu yang tidak akan pernah bisa hilang dari tubuh adekku, sebuah bekas tusukan untuk mengambil sumsum tulang belakang adekku.

Dari cerpen itu bisa terbayang betapa sabarnya adekku dalam menghadapi semuanya itu dan juga kepasrahannya atas semua yang telah menjadi jalannya.

Yah, tetapi Alloh hanya mengijinkanku untuk mengenalnya 19 tahun, melewati masa2 indah dan juga pahit bersamanya, tertawa dan menangis bersama…

Terima kasih yaa Rabb, atas nikmat ini, nikmat untuk mengenalnya, menyayanginya, dan juga atas pelajaran yang Kau ajarkan kepada keluarga kami melaluinya…Makasih yaa Rabb..

Buat de fita, makasih atas semua pelajaran yang telah de fita ajarkan, atas semangat hidup, atas rasa syukur dan juga kesabaran. Maaf kalo belum bisa menjadi mbak yang baik…dan maaf tulisannya ga bisa mbak lanjutkan…

miss u so de…

Sekitar 2 atau 3 bulan lalu, aku pernah update statusku di facebook yang kalo ga salah bertuliskan “ semoga bisa memberikan yang terbaik”….yah, intinya tidak mengecewakan gitu dech. Saat itu aku menantikan kedatangan 7 orang adek kelasku yang akan ditempatkan di kab pemekaran dari Kab ku (jadi sementara mereka akan bertugas di kab induk dulu ). Mereka adalah adek angkatan yang senasib tapi tidak sepenanggungan denganku (ditempatkan jauuuuuuh dari ibukota propinsi…hiks2…).

Kaget juga ketika di bilang orang propinsi kalo ditempatku akan kedatangan 7 orang tamu istimewa. He..he..pada awalnya bingung juga gimana akan menyambut mereka. Ada yang mengusulkan disambut dengan tari2an dan ada pula yang mengusulkan disambut dengan karpet merah he..he..(ada2 aja…). Bener2 bingung pada waktu itu, yah, notabene aku adalah kakak angkatan mereka persis dan aku sendiri he..he… Selain itu bos besar menyuruhku untuk mengatur semuanya…he..he..(bos ga tahu sih kalo aku bingung banget saat itu).

Cuman satu hal yang pengen kulakukan saat itu, yap2….tidak ingin membuat mereka kecewa dengan penyambutan yang kulakukan(cie2…gitu ceritanya). Dan apa ya…pengen membuat mereka nyaman di kota kecil ini. Hehe…mungkin itulah yang ga kudapat ketika pertama kali aku menginjakkan kakiku di pulau ini.

Tapi entah, penyambutan yang kulakukan berhasil ato ga, yang penting itulah yang bisa kulakukan buat mereka…he..he…
Yah, hari berganti hari, aku merasa bs lbh dekat dengan mereka…tapi entah dengan mereka..he..he. Dan aku menikmati setiap detik yang kulewati dengan mereka…(makasih yo de’???)

Banyak yang kualami, dari yang ketawa2 sampe yang mengeluh2 soal kerjaan. He..he…inilah aku…(jadi harap maklum ya??)
Ternyata ada pertemuan dan juga ada perpisahan. Yah, serah terima jabatan ke kab pemekaran telah dilakukan. Bentar lagi mereka akan menuju tempat tugas masing2. Selamat berjuang !!!! moga sukses slalu…

Nb : Buat adek2ku…Selamat bertugas di Kab yang baru….
…aku akan merindukan kalian….he..he..
Eh, satu lagi…maaf kalo ternyata banyak salah ya (salah kata, salah ucap, salah tindakan, dsb)??pokoknya sukses slalu buat kalian..

Perjuanganmu ibu….

Beberapa peristiwa yang kualami menggerakkan hatiku untuk menuliskannya dalam blog-ku ini. Yah, perjuangan seorang ibu yang tak kenal lelah….

Peristiwa 1:
Hari itu tepatnya hari sabtu ketika aku mo pergi ke kantor (rajin banget peh???he..he.tapi cuman bentar kok.), aku bertemu tetangga sebelah rumah. Ibu2…yang udah cukup berumur. Dah beberapa hari aku tidak melihatnya. Lalu dengan spontan kutanyain,” kok ga pernah kelihatan Bu???.”. Ibu itupun menjawab “ Iya, dah 2 hari ini Ibu kerja di kateringan orang nikah, maklum Rio(anak bungsunya) kan dah kelas 3 SMA, jadi kerjaan apa aja Ibu lakukan asal Rio bisa sekolah”. Oh iya, sebagai catatan, Ibu itu janda, suaminya dah meninggal beberapa tahun yang lalu. Subhanallah…pikirku saat itu, perjuangan Ibu memang subhanallah…

Peristiwa 2:
Siang hari di hari yang sama. Yap, hari itu adalah jadwalku untuk ikut pengajian. Hari yang lumayan mendung siang itu. Pukul 14.00 siang aku nyampe tempat tujuanku. Hore..aku ketemu sama temen2ku lagi. Eh, tapi hari ini aku ketemu seorang temen yang subhanallah. Yap, dalam keadaan hamil 9 bulan, temenku ini msh mau untuk datang menimba ilmu (tinggal nunggu hari anaknya mo lahir kan??). Wah, subhanallah banget. Jadi banyak belajar dari calon ibu yang satu ini…yap, calon ibu soale ini adalah kehamilan yang pertama. Setelah acara selesai, aku sempat ngobrol dengan temanku ini dan juga ibu yang lain. Yah, obrolan tentang kehamilan…he..he..
Disitu banyak cerita tentang persiapan melahirkan, dari suntikan vitamin yang rasanya minta ampun sakitnya sampai gimana sakitnya melahirkan…
Oh, perjuanganmu Ibu….Subhanallah..

Peristiwa 3:
Ini peristiwa yang menyangkut keluargaku. Yah, Ibuku…ibuku tersayang..yang tak pernah lelah berjuang demi anak2nya. Inilah kata2 yang terlontar dari ibuku 2 hari yang lalu…” Mbak, Ibu mo ngambil pensiun dini aja, biar bisa ngurus dan jagain adek”. Sempat kaget aku mendengar kata2 Ibuku ini, tapi dengan tersenyum aku berkata “Ya udah mi..ambil aja”.Yah, perjuangan ibuku yang tak kenal lelah njagain adekku yang hingga kini msh terbaring di rumah sakit. Sejak 6 bulan yang lalu dah 4x adekku keluar msk rumah sakit. Dengan sabar Ibuku selalu disisi adekku….
Love u mi….Love u much…
Maaf kalo anakmu ini belum bisa membahagiakanmu, belum bisa menjadi anak yang bisa dibanggakan..tapi yang pasti mbak akan berusaha untuk selalu menjadi anak yang berbakti…love u much…

Yah, sekedar tulisan aja…tapi moga bisa diambil hikmahnya. …

Jalan, Makan, Belanja….Yah, kebiasaan yang saya lakukan ketika menginjakkan kaki di kota Medan. Kebiasaan yang anah ya??? Kebisaan ini biasanya muncul ketika ada pelatihan di Medan. Yup, ajang untuk berkumpul dengan teman2, makan makanan enak (red: makan di restoran gitu) dan tentu saja ajang shopping mengahabiskan uang he..he..Yah, maklum saja, banyak tempat makan dan juga tempat belanja yang tidak saya temui di Sidimpuan City.

Sebagai contoh, sekitar 2 minggu yang lalu ada pelatihan pengolahan di Propinsi. Dengan agak berat hati saya berangkat ke Ibukota Propinsi (Yah, karena udah terbayang PR yang harus dikerjakan setelah pelatihan). Setelah janjian ma temen, sebut saja AW, sayapun sedikit semangat lagi…Hore ketemu AW lagi, ketemu mbak AI, ketemu ma Yosh..dan tentu saja ketemu dengan temen2 seperjuangan tapi tidak sepenanggungan (he..he..ini menyuplik kata2 seseorang..piss).

Seperti biasa, satu hari sebelum ketempat pelatihan, kami akan menginap di tempat temen kami sebut saja MD ( makasih MD, selalu menyediakan tempat berteduh buat kami). Setelah sampai tempat MD, saya dan AW merencanakan perjalanan mengelilingi kota Medan. Yup, pertama ke Rabbani, lalu ke Plasa Medan Fair. Agak ragu2 juga kami mo pergi soale kami berdua (saya dan AW) agak buta kota medan. Apalagi ke Rabbani, kami belum pernah kesana. Tapi dengan semangat 45 kami pun berangkat tanpa MD (waktu itu MD lg ada pelatihan juga jadi ga bisa ikut).

Yah, seperti yang kami duga, kami nyasar entah kemana he..he…tapi berkat AW yang sigap menelpon MD, kami pun nyampe juga di Toko Rabbani diantar tukang becak. Wah2…bener2 mupeng dengan busana muslimah dan juga jilbab/kerudung yang tertata rapi toko tersebut.

Bada magrib kami meninggalkan Rabbani menuju Medan Fair….tujuan kami selanjutnya adalah makan di fountain. Hore…akhirnya merasakan es krim yang enak lagi (halah opo peh???kapan kita kesana lagi AW??). Waktu itu kami harus mengantri untuk bisa makan di tempat tersebut, tapi tanpa menunggu lama kami pun dapet tempat duduk juga (siiip…pelayanan yang bagus!!!). Dan Es Krim yang lezatpun kami santap he..he..

Setelah kenyang..perjalanan kami teruskan, yah, masuk ke carefour. Waktu itu kami masuk di bagian perabot RT dan juga alat elektronik. Wah….mupeng semuanya…dari cangkir2 yang lucu, tempat tidur sampai kulkas kecil yang mungil. Keluarlah kata2 dari temanku AW ”Nanti kita borong semuanya…kita lengkapi rumah dengan perabotan kayak gini…he..he..tapi yang pertama harus punya rumah sendiri dulu ” (kalo ga salah gitu dibilangnya….Tapi kalo salah harap dikoreksi ya sist???). Tapi beneran, mupeng banget…..semua….semunya…

Tapi satu hal yang paling pengin, yaitu kulkas mungil yang di bagian atasnya ada dispensernya. Di sidimpuan city ga da dech. Kalo punya kulkas itu kan enak…tinggal menyimpan semua sayuran di dalamnya dan….yang pasti ga perlu sering2 ke pasar hehhe…Wah, mupeng2…

Setelah puas kami keliling carefour…pulanglah kami ke tempat MD….Yah, menikmati suasana Kota Medan di malam hari….wuih capek…tapi seneng he..he..

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.